Apple Blokir ChatGPT, Alasannya Bikin Geleng-geleng

FILE PHOTO: An Apple company logo is seen behind tree branches outside an Apple store in Beijing, China December 14, 2018. REUTERS/Jason Lee/File Photo

Apple kembali memblokir aplikasi yang di toko aplikasi App Store. Kali ini giliran layanan email ‘BlueMail’ yang memiliki fitur ChatGPT.

Raksasa teknologi asal Cupertino, AS itu, mengaku khawatir aplikasi tersebut tidak memfilter konten dengan benar untuk audiens berusia muda.

Para pengembang menilai pemblokiran ini tidak adil. Menurut mereka, Apple menunjukkan kekuasaannya dalam memonopoli pasar, khususnya di tengah popularitas teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menjadi tulang punggung ChatGPT.

BlueMail, aplikasi email yang diblokir, dikembangkan oleh Blix Inc, sebuah perusahaan berbasis New Jersey, AS. Mereka menggunakan ChatGPT dari OpenAI untuk menghasilkan email bagi pengguna berdasarkan konten dan data kalender mereka sebelumnya.

Pengembang Blix memberi tahu The Wall Street Journal bahwa mereka menerima email dari Apple yang mengatakan aplikasi tersebut telah diblokir karena “tampaknya tidak menyertakan pemfilteran konten saat ini”.

Apple kemudian memberi Blix pilihan, yakni meningkatkan proses penyaringan kontennya atau meningkatkan batasan usia minimumnya dari 4 hingga 17 tahun.

Salah satu pendiri Blix, Ben Volach, mengatakan bahwa perusahaannya sebenarnya menggunakan filter konten. Mereka juga mengklaim permintaan pembatasan usia yang disesuaikan oleh Apple tidak adil dan akan merugikan bisnisnya.

“Apple mempersulit kami untuk menghadirkan inovasi kepada pengguna kami,” kata Volach, dikutip dari Gizmodo, Jumat (3/3/2023).

Salah satu pendiri Blix sebelumnya mengajukan gugatan anti-monopoli terhadap Apple pada 2019 menyusul penghapusan aplikasi sebelumnya dari platform.

Pihak Apple menyebut semua pengembang memiliki kemampuan untuk melakukan penolakan aplikasi melalui proses banding App Review Board dan mengatakan sedang menyelidiki keluhan Blix.

Namun Apple tidak memberi tahu apakah akan ada kebijakan baru khusus chatbot atau aplikasi AI generatif.

Apple, menurut laporan Wall Street Journal, memang menerapkan batasan usia 17-plus yang sama untuk aplikasi bertenaga AI generatif seperti mesin pencari Bing dari Microsoft. Sebaliknya, Google tidak menerapkan batasan usia untuk mengakses aplikasi Bing.

Apple memilih pendekatan yang lebih konservatif atas teknolologi AI seperti Bing, atau generator email BlueMail, berpotensi menemukan dan menyajikan konten dewasa kepada audiens yang lebih muda. Namun, Volach mengatakan kebijakan Apple kurang konsisten dan tidak diterapkan secara adil untuk semua aplikasi yang menggunakan teknologi serupa.

“Kami menginginkan keadilan. Jika kami diharuskan berusia 17 tahun ke atas, maka yang lain juga harus melakukannya.” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*