Ciri Psikopat Perempuan vs Laki-laki, Begini Cara Mendeteksi

Kenali Psikopat Dari Makanan Kesukaannya

Tak hanya laki-laki, perempuan juga memiliki kecenderungan bersifat psikopat.

Psikopat merupakan penyakit mental yang termanifestasikan berbeda di antara laki-laki dan perempuan. Perilakunya cenderung sulit untuk dideteksi

Jika psikopat laki-laki memiliki stereotipe perilaku seperti kekerasan terhadap binatang, kekerasan fisik, dan ekspresi yang datar, berbeda dengan perempuan.

Perbedaan terletak pada narsisme dan agresi perempuan dan laki-laki.

Psikopat laki-laki, narsisis cenderung memuja dan membanggakan diri di depan orang lain, sedagkan perempuan tak terdeteksi namun cenderung bersikap manis di depan orang lain.

Psikopat laki-laki, cenderung menunjukkan sifat agresinya melalui perilaku yang membahayakan. Mereka terlibat dalam kekerasan fisik, melukai binatang, bahkan melakukan perbuatan kriminal.

Namun, psikopat perempuan lebih mampu menyembunyikan perilaku jahatn, mengintimidasi secara halus, dan mengancam dengan sikap playing victim.

Mengutip Psycohology Today, sejumlah penelitian menunjukkan, sekitar 17% perempuan yang dipenjara memenuhi kriteria psikopat, dibandingkan dengan 30% pria yang dipenjara.

Bagaimana dengan perempuan di luar penjara?

Peluangnya cukup besar, diperkirakan 1 dari 100 orang memenuhi definisi psikopat.

Hanya saja memang, sebagian besar psikopat tidak terdeteksi. Dan, bisa saja Anda memiliki setidaknya satu psikopat dalam hidup Anda, dan orang itu mungkin seorang wanita.

Apa yang harus Anda lakukan jika mencurigai ada psikopat wanita yang mengintai hidup Anda?

Langkah pertama adalah mengidentifikasi mereka, yang lebih sulit dari yang Anda kira. Perlu diingat, tidak semua psikopat cenderung membunuh seperti yang sering kita saksikan di film atau drama. Sebagian dari mereka justru orang-orang yang terlihat normal di sekitar kita.

Psikopat selalu berkeinginan untuk menyusahkan kehidupan orang lain dan merusak kehidupan korbannya dengan cara halus yang tidak terlihat. Inilah yang perlu kita waspadai.

Bagaimana jika Anda telah mengidentifikasi seorang psikopat dalam hidup Anda?

Sebenarnya, tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mengubah seorang psikopat. Menjadi seorang psikopat bukanlah pilihan, itu adalah sesuatu yang tertanam dalam otak orang.

Misalnya, ketika orang melihat gambar yang menyusahkan atau perilaku tidak bermoral, psikopat (baik pria maupun perempuan) menunjukkan aktivitas yang berkurang di amigdala, bagian otak kita yang mengontrol dan memproses emosi, dibandingkan dengan non-psikopat. Ini menjelaskan mengapa psikopat tidak terpengaruh oleh penderitaan orang lain.

Dalam arti tertentu, psikopat adalah penyakit di sirkuit emosi otak, terutama bagian yang berhubungan dengan emosi antarpribadi.

Jadi jika Anda telah mengidentifikasi seseorang dengan perilaku psikopat lebih baik tidak usah berurusan dengannya. Itulah cara terbaik untuk menyelamatkan diri dari psikopat.

Jangan terlibat dalam gosip mereka. Pertahankan posisi Anda dan jangan biarkan mereka mengintimidasi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*