Fenomena Gen Z Balik ke HP Jadul, Ogah Pakai Smartphone!

This photo taken on March 20, 2019 shows artist Shen Bolun holding an old mobile phone as he works on an art installation in Beijing. - The sculpture, based on the Tower of Babel and unveiled in a Beijing shopping mall on March 30, is part of a Greenpeace campaign to raise awareness about electronic waste. (Photo by GREG BAKER / AFP)        (Photo credit should read GREG BAKER/AFP via Getty Images)

HP jadul dengan spesifikasi minim mungkin sudah ketinggalan zaman jika dibandingkan perangkat yang ada saat ini. Namun, fenomena aneh terjadi di Amerika Serikat.

Perusahaan seperti HMD Global, pembuat ponsel Nokia, terus menjual jutaan perangkat seluler yang mirip dengan yang digunakan di awal tahun 2000-an. Termasuk apa yang dikenal sebagai feature phone, sebuah ponsel lipat atau geser tradisional yang memiliki fitur tambahan seperti GPS atau hotspot.

“Saya pikir Anda bisa melihatnya dengan populasi Gen Z tertentu – mereka bosan dengan layar (smartphone),” kata salah satu influencer ‘dumb phone’ Jose Briones, dikutip dari CNBC International, Jumat (31/3/2023).

“Mereka tidak tahu apa yang terjadi dengan kesehatan mental dan mereka berusaha melakukan pengurangan,” imbuh moderator subreddit, “r/dumbphones.” itu.

Di AS, penjualan feature phone lipat dari HMD Global naik pada tahun 2022, dengan puluhan ribu unit terjual setiap bulan. Pada saat yang sama, penjualan feature phone HMD turun secara global.

Pada tahun 2022, hampir 80% penjualan feature phone pada tahun 2022 berasal dari Timur Tengah, Afrika, dan India, menurut Counterpoint Research. Tetapi beberapa orang melihat pergeseran angka itu, di mana kemungkinan anak muda di AS kembali ke ponsel bodoh atau minimalis.

“Di Amerika Utara, pasar dumb phone cukup datar,” kata Moorhead. “Tapi saya bisa melihatnya meningkat hingga 5% dalam lima tahun ke depan jika, berdasarkan masalah kesehatan masyarakat yang ada di luar sana.”

Perusahaan seperti Punkt dan Light melayani tren, menjual perangkat yang ditujukan untuk mereka yang ingin menghabiskan lebih sedikit waktu di ponsel dan media sosial. Di YouTube banyak ditemukan influencer menggembar-gemborkan ponsel ini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*